Sekretariat : Jl. Keramat Jati, Nomor 15, Kelurahan Tofa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang - NTT

Tiga Materi Penting Disampaikan Pada Hari Kedua Pelatihan Pelatih Voli Zona Tirosa Yang Digelar Oleh PBVSI NTT
Kupang, PBVSINTT.com – Pengprov PBVSI melaksanakan pelatihan pelatih Voli lisensi daerah Zona Timor, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Alor yang digelar di Aula Kwarda Pramuka Provinsi NTT memasuki hari kedua, Jumat (29/5/2026).
Peserta yang terdiri dari 46 orang mendapatkan matari dari Thomas Tupen yang menyampaikan materi tentang Program Fisik Voli, Pencegahan Cedera, Recorvery, Ferry Koro Djoh yang menyampaikan materi tentang Boli Voli Pasir, John Seran yang menyampaikan materi tentang Kode Etik Pelatih.
Thomas Tupen yang menyampaikan materi tentang Program Fisik Voli, Pencegahan Cedera, Recorvery menyampaikan bahwa materi tadi disampaikan tentang bagaimana peran seorang pelatih di dalam lapangan ketika kembali ke daerah dalam persiapan fisik atlet sejak dini.
“Tadi saya sampaikan materi tentang Program Fisik Voli, Pencegahan Cedera, Recorvery, ini sangat penting ketika mereka kembali ke daerah sebagai pelatih, fan fokusnya kepada atlet usia dini,”ujarnya.
Ferry Koro Djoh yang menyampaikan materi tentang Boli Voli Pasir mengatakan bahwa selama ini voli pasir di NTT jarang dipertandingkan sehingga Ia harus menyampaikan mengenai aturan dan teknik melatih.
“Tadi saya sampaikan kepada teman-teman pelatih bahwa Voli pasir jarang ada di NTT sehingga selain aturan saya juga sampaikam teknik melatih bagi para atlet voli pasir”ucapnya.
John Seran yang menyampaikan materi tentang Kode Etik Pelatih, Ia menyebutkan bahwa sebagai seorang pelatih yang profesional, ia harus memiliki lisensi , yaitu pelatih yang memiliki lisensi pelatih daerah dan Kartun Tanda Anggota (KTA) pelatih daerah.
“Dalam materi kita sudah sampaikan bahwa sebagai pelatih ,mereka harus memiliki lisensi pelatih daerah dan KTA peltih daerah yabg diterbitkan oleh PBVSI”ucapnya.
Agus Kabata sebagai calon pelatih dari Kabupaten Timor Tengah Selatan menyebutkan bahwa tiga materi yang disampaikan sangat penting karena para calon pelatih dibekali dengan teknik dan aturan untuk menjadi pelatih profesional dalam melatih para atlet.
“Tiga materi yabg disampaikan sangat penting, kami para calon pelatih dibentuk agar memiliki lisensi sebagai pelatih profesional dalam melatih para atlet , bukan hanya soal tekni namun juga mengenai aturan,”tutupnya.(Fendi).


