Mamar Camplong Juara Putra, Fatuleu VBC Juara Putri di BMF CUP II Perebutan Piala Bergilir Stevi Harman

Oelamasi, PBVSINTT.com — Turnamen bola voli BMF CUP II resmi ditutup pada Selasa (15/9/2026) setelah seluruh rangkaian pertandingan kategori putra dan putri selesai digelar. Prosesi penutupan berlangsung di lokasi pertandingan, Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang.

Turnamen yang memperebutkan Piala Bergilir Anggota DPD RI Stevi Harman tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Kompetisi ini menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan melalui olahraga bola voli.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang sekaligus Ketua Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo, mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga bola voli terus berkembang dan mendapat antusiasme besar dari masyarakat.

“Bagi saya, angka ini bukan sekadar statistik. Ini menunjukkan bahwa voli hidup, anak muda membutuhkan ruang, dan masyarakat merindukan kegiatan yang mempertemukan mereka dalam suasana persaudaraan,” ujarnya.

Ia menegaskan, para pemain muda tidak boleh berhenti berlatih setelah turnamen selesai. Kemenangan dalam pertandingan, menurutnya, harus menjadi bagian dari proses panjang menuju prestasi yang lebih besar.

“Piala menentukan siapa juara malam ini. Tetapi latihan, disiplin dan karakter akan menentukan siapa yang menjadi atlet besar beberapa tahun lagi,” tegasnya.

Pada kategori putra, Mamar Camplong berhasil keluar sebagai juara pertama. ABK Naibonat menempati posisi kedua, disusul Lapas sebagai juara ketiga dan Gacor Amtoas di posisi keempat.

Sementara pada kategori putri, Fatuleu VBC berhasil meraih juara pertama. Adhyaksa Oelamasi menempati posisi kedua, Nismel VBC sebagai juara ketiga, dan CJF VBC berada di posisi keempat.

Hasil akhir BMF CUP II:

Kategori Putra

• Juara I: Mamar Camplong

• Juara II: ABK Naibonat

• Juara III: Lapas

• Juara IV: Gacor Amtoas

Kategori Putri

• Juara I: Fatuleu VBC

• Juara II: Adhyaksa Oelamasi

• Juara III: Nismel VBC

• Juara IV: CJF VBC

Berakhirnya BMF CUP II tidak boleh menjadi akhir dari perjalanan para atlet. Justru, turnamen ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, khususnya bagi pemain-pemain muda yang telah menunjukkan potensi selama kompetisi.

Klub, pelatih, pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat diharapkan terus memberikan ruang serta dukungan bagi para atlet untuk berlatih dan mengikuti kompetisi secara rutin. Pembinaan yang konsisten diperlukan agar bakat-bakat muda tidak berhenti setelah meraih prestasi di satu turnamen, tetapi dapat berkembang menjadi atlet yang mampu membawa nama daerah pada tingkat yang lebih tinggi.(Fendi)