PBVSI NTT Perkuat Pembinaan Atlet Muda, GAMKI–PBVSI Cup I Jadi Panggung Talenta Pelajar

Kupang, PBVSINTT.com – Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui kompetisi berjenjang. Turnamen Bola Voli Pelajar GAMKI–PBVSI Cup I menjadi salah satu panggung bagi atlet pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang pembinaan menuju kompetisi tingkat daerah dan nasional.

Sekretaris Umum Pengprov PBVSI NTT, Kompol Januarius Seran, S.H., CELM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang mempertemukan 43 tim sekolah dengan lebih dari 600 atlet pelajar SMA dan SMK tersebut di GOR Flobamora Oepoi, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya kompetisi pelajar memiliki peran penting dalam membangun fondasi prestasi bola voli NTT karena para atlet yang bertanding saat ini merupakan generasi penerus yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah pada masa mendatang.

“Anak-anak yang bertanding hari ini adalah harapan prestasi NTT pada tahun-tahun mendatang. Karena itu, setiap pertandingan harus menjadi tempat belajar: mengasah kemampuan, membangun mental, serta membiasakan disiplin dan kerja sama. Prestasi besar lahir dari pembinaan yang dimulai sejak muda dan dijaga secara konsisten,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam satu setengah tahun terakhir, PBVSI NTT terus mendorong penguatan kepengurusan kabupaten/kota, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, serta pertumbuhan kompetisi bola voli di berbagai daerah.

Semangat kompetisi pelajar di Sumba Timur dan Flores Timur, serta bergeraknya kembali PBVSI Rote Ndao, menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas pembinaan bola voli di NTT.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan semakin banyak anak muda memperoleh kesempatan berlatih dan bertanding secara teratur.

Pembinaan berkelanjutan diperlukan agar potensi atlet tidak hanya terlihat dalam satu turnamen, tetapi juga dapat dikembangkan melalui latihan terarah, kompetisi rutin, serta pendampingan pelatih yang berkualitas.

Sekretaris Umum Pengprov PBVSI NTT itu juga mengapresiasi DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT, panitia pelaksana, sekolah, guru pendamping, pelatih, wasit, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan GAMKI–PBVSI Cup I.

Ia menilai kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan organisasi olahraga merupakan kontribusi nyata bagi pengembangan generasi muda melalui olahraga.

GAMKI menghadirkan energi organisasi kepemudaan, sedangkan PBVSI memperkuat arah pembinaan dan pengembangan prestasi bola voli. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar NTT untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun masa depan di bidang olahraga.

Kolaborasi ini juga diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen, tetapi berlanjut melalui program pembinaan yang mampu menjaga kesinambungan prestasi atlet pelajar.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi salah satu sarana pemantauan dan penjaringan atlet potensial untuk mengikuti pembinaan lanjutan.

PBVSI NTT berharap bakat-bakat terbaik yang muncul selama kompetisi dapat dipantau dan dicatat sebagai bagian dari persiapan menuju Kejurda Ben Mboi Memorial Cup II yang direncanakan berlangsung pada minggu ketiga November 2026, serta persiapan menghadapi PON XXII Tahun 2028.

Menurutnya, persiapan menuju PON tidak cukup hanya dengan menyiapkan venue pertandingan. Kesiapan atlet, pelatih, dan mental bertanding juga harus menjadi perhatian bersama.

“Lapangan harus siap, tetapi anak-anak NTT juga harus siap mengisinya dengan prestasi,” tegasnya.

Karena itu, kompetisi pelajar seperti GAMKI–PBVSI Cup I diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk melahirkan atlet-atlet yang kompetitif dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Kepada seluruh atlet yang berpartisipasi, Ia berpesan agar mereka bertanding dengan berani, menghormati keputusan wasit, menghargai lawan, dan menjaga nama baik sekolah masing-masing.

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan harus diraih dengan rendah hati, sementara kekalahan harus dijadikan motivasi untuk berlatih lebih keras dan meningkatkan kemampuan.

Melalui GAMKI–PBVSI Cup I, diharapkan semakin banyak atlet pelajar memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kualitas permainan, serta membuka jalan menuju pembinaan yang lebih terarah.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang diusung dalam turnamen ini.(Fendi)