Voli Mini Antar Pelajar SMP Manufui Cup I Tuntas, Panitia Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

Soe, PBVSINTT.com — Turnamen Voli Mini Antar Pelajar SMP se-Kecamatan Boking dan Santian dalam ajang Manufui Cup I resmi berakhir. Turnamen ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi dan bakat mereka di cabang olahraga bola voli.

Kegiatan penutupan Manufui Cup I berlangsung dalam suasana aman dan damai. Hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Tois Neno Nelson Liem, Camat Santian Yusli Benu, Kepala Sekolah SMP Kristen 3 Amanatun Selatan, Kepala Desa Manufui, serta Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Askenas Afi, Selasa (1/9/2026).

Ketua Yayasan Tois Neno, Nelson Liem, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga selesai.

“Saya hadir di sini karena saya senang dengan kerja sama yang ada di sini. Kegiatan ini berlangsung dan hari ini berakhir juga dengan suasana damai,” ujarnya.

Ia juga mengaku senang dengan pelaksanaan Manufui Cup I yang dinilainya telah berjalan dengan baik. Nelson memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah setempat, pihak keamanan, serta seluruh pihak yang turut memberikan dukungan.

“Saya selaku Ketua Yayasan Tois Neno sangat senang dengan turnamen ini karena semuanya sudah berjalan baik. Apresiasi dari saya juga untuk panitia, pemerintah setempat, pihak keamanan dan pihak-pihak lain yang turut mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Santian Yusli Benu turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.

“Kami berterima kasih untuk semua sponsor dalam kegiatan turnamen ini. Semoga ke depannya kegiatan ini tetap berjalan dan harapan kami semoga tahun depan lebih bagus lagi dari yang sekarang,” ungkapnya.

Pada hasil akhir pertandingan kategori putra, SMP Kristen 3 Amanatun Selatan berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi kedua ditempati SMPN 2 Amanatun Selatan, juara ketiga diraih SMPN Santian, sedangkan SMPTK Baus berada di posisi keempat.

Untuk kategori putri, SMPN 2 Amanatun Selatan berhasil menjadi juara pertama. Juara kedua diraih SMP Kristen 2 Amanatun Selatan, juara ketiga SMPN Satap Oelali, dan juara keempat SMPTK Baus.

Ketua Panitia Manufui Cup I, Jonatan Silla, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen.

Jonatan secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pengprov PBVSI NTT atas dukungan dan bantuan selama proses pertandingan berlangsung.

“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih kepada Pengprov PBVSI NTT atas dukungan dan bantuannya selama proses pertandingan,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Yayasan Tois Neno, Pemerintah Kecamatan, pemerintah desa, Polsek Boking, kepala sekolah SMP se-Kecamatan Boking-Santian, serta seluruh panitia yang telah bekerja bersama menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya Manufui Cup I diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi antarpelajar, tetapi menjadi langkah awal untuk mengembangkan olahraga bola voli di wilayah Boking dan Santian.

“Harapan yang kami inginkan adalah dengan adanya turnamen ini menjadi langkah awal untuk perkembangan voli di wilayah Boking-Santian, untuk menemukan bibit voli dan juga agar dapat menghindarkan para remaja dari hal-hal negatif yang ada di lingkungan,” katanya.

Ia juga berharap pelaksanaan turnamen dapat semakin memotivasi sekolah-sekolah untuk melakukan pembinaan atlet sejak usia dini.

“Dengan adanya turnamen ini maka diharapkan semakin banyak memotivasi sekolah dalam pembinaan atlet sejak usia dini,” tambahnya.

Di sisi lain, Jonatan mengakui masih terdapat kendala dalam pelaksanaan turnamen, terutama terkait fasilitas lapangan yang belum memadai.

“Kendala yang dihadapi adalah fasilitas lapangan yang kurang memadai. Hal ini dapat mendorong setiap pemangku kepentingan agar saling bahu-membahu dalam mengembangkan olahraga voli, khususnya di Kecamatan Santian-Boking ke depannya,” pungkasnya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah, sekolah, organisasi olahraga, masyarakat, sponsor dan berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat sehingga pembinaan bola voli di Boking dan Santian dapat berjalan secara berkelanjutan.

Manufui Cup I pun diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak bibit atlet bola voli pelajar yang nantinya dapat berkembang dan membawa nama Boking-Santian ke level kompetisi yang lebih tinggi.(Fendi)